......maaf sebagai pembuka.....
adakah cara lain agar lekas mengerti.
Tak ingin jua ini kembali tertempuh.
Bukan cara yg tepat, akupun mengerti.
Sesal begini yg kusadari ...
Sampai kapanpun jadilah dirimu sendiri jngan menuruti kata orang..itu menyakitkan lakukan ketika kau nyaman...
Tinggalkan dan buang jauh ketika kau tersiksa..kau adalah burung yg bs terbang kemanapun kau suka..
Bebas menari, bernyanyi dan tertawa sesukamu..
Bukan dalam sangkar yg terbatas...tidak juga kicauan yg dibuat kejuaraan..
Sadarlah kau hidup bukN untuk di jual.bukan juga disaksikan untuk jd lelangan.
Lebih dr itu pahamilah..
Kau yg tertawa melihat katak dlm tempurung..merasa katak itu lebih hina karena berada dibawah..
Taukah kau yg katak pikirkan terhadapmu..??
Pasti kau tak tau..sebab katak memilih diam agar kau tetap bernyanyi dan diatas.. berterimakasihlah kpd katak..karena ia berperan besar d novel ini..
Sampai2 si katak tak berkenan di kasih liat fotonya.. yg hanya menengok ke atas dg kepala danmata bulat mengkilat..benar dia benar- takmau terlihat..
Katak berbicara "biarlah hanya ada satu pemain..berilah tempat hinggap dimana ia suka, biarkan bulu indahnya tersentuh oleh hangatnya mentari dan sinar teduh rembulan..
Sekalipun dia tidak boleh tau!! tentang persembunyianku dan apa yg telah ku perbuat..
(karena hanya akan ada sakit)
Aku terlahir bukan untuk di sesali
Bukan jua untuk merintih dan mengiba..
Ini bukan keras kepala atau sulit dimengerti..tak penting ini kau lihat dan kau tau..tak cukup hidupmu untuk mengerti ini..ingat!
Aku terlahir untuk berbuat dan berkarya..swatu saat burung pasti tau tentang semuanya..
Hanya memaksa untuk terbang itu cara yg terbaik agar ia tau
"dunia bukan sangkar yg tak mengajari untuk bertahan hidup"
adakah cara lain agar lekas mengerti.
Tak ingin jua ini kembali tertempuh.
Bukan cara yg tepat, akupun mengerti.
Sesal begini yg kusadari ...
Sampai kapanpun jadilah dirimu sendiri jngan menuruti kata orang..itu menyakitkan lakukan ketika kau nyaman...
Tinggalkan dan buang jauh ketika kau tersiksa..kau adalah burung yg bs terbang kemanapun kau suka..
Bebas menari, bernyanyi dan tertawa sesukamu..
Bukan dalam sangkar yg terbatas...tidak juga kicauan yg dibuat kejuaraan..
Sadarlah kau hidup bukN untuk di jual.bukan juga disaksikan untuk jd lelangan.
Lebih dr itu pahamilah..
Kau yg tertawa melihat katak dlm tempurung..merasa katak itu lebih hina karena berada dibawah..
Taukah kau yg katak pikirkan terhadapmu..??
Pasti kau tak tau..sebab katak memilih diam agar kau tetap bernyanyi dan diatas.. berterimakasihlah kpd katak..karena ia berperan besar d novel ini..
Sampai2 si katak tak berkenan di kasih liat fotonya.. yg hanya menengok ke atas dg kepala danmata bulat mengkilat..benar dia benar- takmau terlihat..
Katak berbicara "biarlah hanya ada satu pemain..berilah tempat hinggap dimana ia suka, biarkan bulu indahnya tersentuh oleh hangatnya mentari dan sinar teduh rembulan..
Sekalipun dia tidak boleh tau!! tentang persembunyianku dan apa yg telah ku perbuat..
(karena hanya akan ada sakit)
Aku terlahir bukan untuk di sesali
Bukan jua untuk merintih dan mengiba..
Ini bukan keras kepala atau sulit dimengerti..tak penting ini kau lihat dan kau tau..tak cukup hidupmu untuk mengerti ini..ingat!
Aku terlahir untuk berbuat dan berkarya..swatu saat burung pasti tau tentang semuanya..
Hanya memaksa untuk terbang itu cara yg terbaik agar ia tau
"dunia bukan sangkar yg tak mengajari untuk bertahan hidup"
#Maaf aku yg menjatuhkanmu dr ketinggian meski hanya sakit dan dendam yg kau rasa!!
AKu taHu hanya akan ada 2 kemungkinan, kau terbang atau berakhir dr ketinggian.
Red. Adhe 14:24 slasa..09-12-2014
#timbang_lue_coret
#timbang_lue_coret
No comments:
Post a Comment